Senin, 14 Maret 2011

Keselamatan Pelayaran Masih Terabaikan

Keselamatan Pelayaran Masih Terabaikan
JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi V DPR RI KH Abdul Hakim menilai, faktor keselamatan dan kenyamanan pelayaran penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni kerap diabaikan. Hal itu tercermin dari beberapa kecelakaan kapal di jalur penyeberangan ini, seperti terbakarnya KM Laut Teduh II beberapa waktu lalu.

"Selain itu, beberapa ketentuan keselamatan penyeberangan seperti tidak akuratnya data manisfes penumpang. Kapal-kapal yang melayani penyeberangan tersebut juga rata-rata berumur diatas 30 tahun dan tidak terawat," kata Hakim, Senin (14/3/2011) di Jakarta.

Tak jarang, pada waktu-waktu padat seperti musim libur lebaran, kapal yang tidak laik laut juga dipaksa melayani penyeberangan untuk mengantisipasi penumpukan penumpang. Hakim mengaku banyak mendapatkan keluhan dari pengguna jasa penyebrangan Merak-Bakauheni. Umumnya mereka mengeluhkan buruknya kondisi kapal, lamanya waktu penyeberangan dan e-ticketing yang tidak berfungsi.

"Dari puluhan kapal yang melayani rute Merak-Bakauheni, hanya sebagian yang layak. Umumnya sudah tua, kotor, dan tidak mampu memberi pelayanan minimal. Karena itu, dalam rapat besok, kita juga ingin membahas soal upaya peremajan armada di jalur penyeberangan ini," kata Hakim.

Share on :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright Artikel Tentang Cara Mudah 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all