Facebook Pages

Popular Posts

Poll

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Untuk Ibu Hamil, Efek Mendengkur pada Kehamilan

Rabu, 05 Oktober 2011

Untuk Ibu Hamil, Efek Mendengkur pada Kehamilan
blogbintang.com
KOMPAS.com - Sebuah artikel yang dibacakan pada pertemuan SLEEP 2011 di Minneapolis mengulas risiko mendengkur bagi ibu hamil. Ngorok pada kehamilan dikaitkan dengan resiko hasil kehamilan yang buruk, terutama diabetes pada kehamilan dan kelahiran prematur.

Banyak ibu hamil yang memasuki trisemester ke-2 mulai mendengkur. Kebanyakan orang masih menganggap biasa masalah dengkuran ini. Apalagi melihat pertambahan berat badan yang biasa dialami calon ibu. Tapi tahukah Anda mendengkur sama sekali bukan tanda yang baik?

Ngorok merupakan tanda dari sleep apnea, henti nafas saat tidur yang terjadi sebagai akibat dari menyempitnya saluran nafas. Sleep apnea pada orang dewasa tak bisa dianggap remeh karena menyebabkan hipertensi, diabetes, berbagai penyakit jantung, stroke hingga kematian.

Sedangkan pada masa kehamilan, sleep apnea langsung berkaitan dengan peningkatan tekanan darah (preeklamsia), berat badan lahir bayi yang rendah hingga prematuritas. Pada masa kehamilan, sleep apnea dipicu oleh peningkatan berat badan dan bengkaknya saluran nafas akibat pengaruh hormon-hormon kehamilan.

Pada saat tidur, saluran nafas yang menyempit akan melemas. Akibatnya, bagian-bagian lunak saluran nafas akan bergetar dan menyebabkan suara ngorok. Namun pada kasus sleep apnea, saluran nafas saat tidur menyempit hingga aliran udara tersumbat mengakibatkan penurunan oksigen.

Sesak yang diakibatkan juga akan memotong-motong proses tidur. Kualitas tidur pun jadi terganggu. Kadar oksigen yang menurun secara berkala saat tidur akan menghambat pertumbuhan janin.

Berat badan janin pun jadi lebih kecil dibandingkan usia kehamilan. Sementara gangguan proses tidur menimbulkan reaksi berantai yang menyebabkan meningkatnya tekanan darah, kadar gula dan sel-sel inflamasi yang mengentalkan darah.

Sleep apnea dan risiko kehamilan

Sebuah riset yang diterbitkan pada jurnal Chest tahun 2000 menyimpulkan bahwa mendengkur sering ditemukan pada kehamilan dan merupakan tanda dari peningkatan tekanan darah pada kehamilan. Disimpulkan juga bahwa dengkuran calon ibu dapat menjadi tanda terhambatnya pertumbuhan janin.

Penelitian ini melaporkan, calon ibu mengalami peningkatan dengkuran seiring dengan usia kehamilan. Sebanyak 7% pada trisemester pertama, 6% di trisemester kedua dan 24% saat memasuki trisemester ketiga. Sepuluh persen ibu hamil yang mendengkur mengalami preeklampsia dengan peningkatan tekanan darah dan penambahan kadar protein pada urin, sementara yang tidak mendengkur hanya 4%.

Sebanyaj 12% ibu yang mengalami preeklampsia juga dilaporkan keluarga tampak sesak dalam tidurnya. 7,1% janin ibu pendengkur mempunyai perkiraan berat yang rendah, sementara pada ibu yang tak mendengkur hanya 2,3%-nya saja. Jurnal SLEEP 2005, Natalie Edwards menuliskan hal yang senada. Sleep apnea bisa menyerang 14% hingga 26% ibu hamil.

Keparahan sleep apnea juga meningkat seiring dengan semakin lanjut usia kehamilan, memasuki trisemester ketiga. Jumlah henti nafas, kadar oksigen dan tekanan darah juga terus memburuk beriringan. Perawatan sleep apnea pada masa kehamilan dengan menggunakan continuous positive airway pressure (CPAP) dilaporkan memberikan hasil yang efektif.

Laporan ini dituangkan pada the American Journal of Respiratory Critical Care Medicine. Sebelas ibu dalam perawatan dan pengobatan untuk preeklamsia ditemukan mendengkur. Setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium tidur, ditemukan adanya sleep apnea. Pemberian CPAP saat tidur ternyata dapat memperbaiki oksigenasi dan tekanan darah yang tentu saja membantu perawatan preeklamsia.

Mendengkur pada kehamilan memberikan implikasi yang serius. Sudah sepantasnya kita lebih memperhatikan kesehatan tidur calon ibu demi kesehatannya dan bayi yang akan dilahirkannya.

Andreas Prasadja, praktisi kesehatan tidur, konsultan utama Sleep Disorder Clinic - RS. Mitra Kemayoran, pendiri @IDTidurSehat , penulis buku Ayo Bangun! anggota American Academy of Sleep Medicine
Read Post | komentar

Cara Terbaik Mengenali Obat Palsu

Cara Terbaik Mengenali Obat Palsu
shutterstock
Kompas - Peredaran obat ilegal di pasaran membuat konsumen harus jeli membedakan obat yang ilegal dan legal agar tidak tertipu dan mengonsumsi obat ilegal. Namun, pengenalan atas obat yang legal masih sebatas melihat kemasan.

Kepala Pusat Penyelidikan Obat dan Makanan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Rumonda Napitupulu, Kamis (27/1), mengatakan, konsumen perlu cermat membedakan obat yang layak konsumsi atau tidak.

”Sebenarnya, metode terbaik adalah melalui pemeriksaan laboratorium. Untuk masyarakat awam, satu-satunya jalan agar terhindar dari obat palsu adalah membeli obat dengan resep dokter di apotek terpercaya,” kata Rumonda.

Selain itu, konsumen juga perlu memeriksa kemasan obat dengan teliti. Pemeriksaan kemasan obat itu terkait nomor registrasi obat, segel obat, kemasan utuh atau bocor, label obat, nama obat, produsen, tanggal kedaluwarsa, serta nomor batch.

Rumonda mengatakan, nomor batch dan tanggal kedaluwarsa tercetak pada kemasan dan menggunakan tinta yang tidak mudah luntur. Namun, pengenalan nomor batch juga membutuhkan keahlian tertentu untuk mengetahui barang itu asli atau tidak.

Dia meminta konsumen untuk berkonsultasi lagi ke dokter jika tidak ada kemajuan setelah meminum obat. Begitu pula jika terjadi keluhan tertentu setelah mengonsumsi obat tertentu.

Dia mengakui peringatan keras kepada masyarakat mengenai bahaya konsumsi obat ilegal serta penyuluhan di masyarakat mengenai cara mengenali obat ilegal adalah salah satu cara untuk memberantas obat palsu.

Jika menemukan kejanggalan tertentu di kemasan obat, konsumen dapat mengadukan temuan itu ke unit layanan pengaduan konsumen BPOM di Jalan Percetakan Negara Nomor 23, Jakarta Pusat, atau menghubungi nomor telepon 426333. Konsumen juga dapat mengirim surat elektronik ke ulpk@pom.go.id atau mengadukan ke Balai POM di masing-masing daerah.

Meracuni konsumen

Kepala Departemen Farmasi Universitas Indonesia (UI) Yahdiana Harahap mengatakan, peredaran obat dan suplemen palsu dapat membahayakan konsumen. Sebab, barang-barang itu berasal dari bahan limbah yang seharusnya dimusnahkan karena telah kedaluwarsa.

Senyawa pada obat dan suplemen kedaluwarsa kemungkinan besar berubah. Perubahan ini bisa dari senyawa yang mengobati sakit menjadi senyawa membahayakan kesehatan. Dampak paling buruk bahkan dapat meracuni penggunanya.

”Batas kedaluwarsa obat ditentukan melalui penelitian medis. Obat itu diperkirakan bertahan dalam waktu tertentu dan dari pengaruh luar seperti suhu udara,” kata Yahdiana.

Dia mencontohkan, suplemen vitamin C yang kedaluwarsa bisa teroksidasi karena pengaruh lingkungan. ”Jika hal ini terjadi, suplemen itu terurai menjadi senyawa lain sehingga memicu terbentuknya batu ginjal pengguna,” kata Yahdiana.

Dia menyayangkan peredaran bahan limbah medis ke pasaran. Seharusnya, limbah medis tidak boleh diperjualbelikan karena pendistribusian barang seperti ini diatur hukum. Pihak yang sengaja menjual barang limbah ke pasaran dapat menghadapi proses hukum. Begitu juga lembaga usaha resmi yang sengaja menjual bahan limbah medis.

”Pemerintah dapat mencabut usaha dan memutus kerja sama pengolahan limbah,” katanya.

Menurut dia, sulit membedakan obat dan suplemen palsu dengan produk resmi. Secara kasat mata, kedua produk ini sama persis. Sebagaimana informasi yang dihimpun Kompas, dua produk ini tidak berbeda. Pembuat obat dan suplemen palsu memakai bahan limbah kedaluwarsa. Mereka hanya mengganti kemasan limbah obat dan suplemen, kemudian memasarkan lagi. Pembuat obat palsu juga mengganti batas kedaluwarsa menjadi dua tahun ke depan.

”Saya sendiri tidak dapat membedakannya. Satu-satunya jalan adalah dengan menguji di laboratorium. Masyarakat awam sulit melakukan hal itu,” kata Yahdiana.

Iskandar (31), pegawai swasta di Depok, khawatir dengan obat murah di pasaran. Jangan-jangan obat yang dia konsumsi bukan produk resmi. Dia sering mengonsumsi salah satu merek obat yang dipalsukan seperti diberitakan media. (NDY/ART)
Read Post | komentar

30 Situs Berbahaya, Menawarkan Obat Ilegal

30 Situs Berbahaya, Menawarkan Obat Ilegal
KOMPAS/LUCKY PRANISKA
KOMPAS.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bekerjasama dengan Kepolisian RI, Direktorat Jenderal Bea Cukai serta Kementerian Komunikasi dan Informasi RI, pada 20-27 September 2011 melakukan Operasi Pangea IV. Dari Operasi Pangea IV berhasil diidentifikasi sebanyak 30 situs/website yang mempromosikan obat ilegal termasuk palsu.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BPOM Kustantinah saat jumpa pers mengenai Hasil Operasi Pangea IV di Gedung BPOM Jakarta, Rabu, (5/10/2011).

"Tujuan operasi ini adalah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap risiko penggunaan ilegal yang diperoleh melalui website," katanya.

Dari hasil operasi tersebut dilakukan pemeriksaan 4 (empat) sarana, di mana berhasil ditangkap dan ditahan 2 (dua) orang pelaku yang mempromosikan dan mengedarkan produk ilegal, serta 2 (dua) orang diperiksa guna pengembangan untuk memperoleh informasi sumber perolehan produk ilegal.

Untuk situs website yang telah teridentifikasi mempromosikan dan menawarkan produk ilegal termasuk palsu tersebut, Kepala Badan POM selaku Ketua Satuan Tugas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal telah mengajukan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melakukan upaya pemblokiran

"Untuk tindak lanjut akan kita lakukan dan akan kita bawa ke pengadilan," singkatnya.

Berikut ini adalah daftar website yang memuat produk obat ilegal :

(NO, NAMA WEBSITE/SITUS, NAMA PRODUK ILEGAL YG DIMUAT, PELANGGARAN, KETERANGAN)

1. www.obatkuat-aling.com, a.Viagra Botol b.Maximum Powerful c.Levitra botol, Tanpa Izin Edar, Dalam Proses Projustitia

2. www.obatperangsang-wanita.com, a.Red Spyder b.FLY c.Serbuk Cina (perangsang), Tanpa Izin Edar, Dalam Proses Projustitia

3. www.obatkuatku.com, a.Maximum Powerful b.Viagra Botol c.Cialis Botol, Tanpa Izin Edar

4. www.tokodepan.com, a.Nangen Zengzhangsu b.Tadalafil Botol c.Red Viagra d.Cong Hua, Tanpa Izin Edar

5. www.obatkuatsex.net, a.V6 Tian b.Sex Drop c.Viagra Botol, Tanpa Izin Edar

6. www.obatkosmetikherbal.com, a.Viagra USA Botol b.Fatloss Super c.Meizitang d.Grow-Up Super, Tanpa Izin Edar

7. www.suntikputih.com, a.Laroscorbine b.Super Whitening c.MJ Diamond Original d.MJ Titanium Original, Tanpa Izin Edar

8. www.kedaiobat.com, a.Black Ant Afrika b.Sex Drop Jermany c.Perangsang Permen Karet, Tanpa Izin Edar

9. www.rajaobatmurah.com a.Acai Berry b.Fatloss c.Nutri Well Squalene, Tanpa Izin Edar

10. www.duniakosmetik.com, a.Laroscorbine b.Cherro Whitening c.Montin, Tanpa Izin Edar

11. www.jualobatkuat.com, a.Afrika Black Ant b.Viagra Cina Original c.Nangen Zengzhangsu, Tanpa Izin Edar

12. www.toko69.com, a.Stud 007 b.Acai Berry c.Cream Playboy d.Satto Slimming, Tanpa Izin Edar

13. www.tokopriadewasa.com, a.Sex Drops b.Arabian Oil c.Nangen - Zenghangzu, Tanpa Izin Edar

14. www.obatperkasa.com, a.Maximum Powerful b.Afrika Black Ant c.Dynamic Tribulus d.Viagra USA Botol e.Levitra Botol, Tanpa Izin Edar

15. www.obatkuatsuper.com, a.Maximum Powerful b.Potenzol Cair c.Arabian Oil d.Viagra USA Botol, Tanpa Izin Edar

16. www.obat-aborsi.com, a. Paket Aborsi, Tanpa Izin Edar

17. www.pusatobataborsi.com, a.Mifeprex b.Mifegyne c.Misoprostol, Tanpa Izin Edar

18. www.telatbulan.com, a.Paket Aborsi, Tanpa Izin Edar

19. www.permenkaretperangsang.webs.com, a.FLY Cair b.Viagra Botol, Tanpa Izin Edar

20. www.griyaklinikshop.indonetwork.co.id, a.Viagra China b.Dragonrear Jiang Tang Pill c.Lang Sen Hao, Tanpa Izin Edar

21. www.klinikkecantikan.indonetwork.co.id, a.Lida Dai Dai Hua b.Fatloss, Tanpa Izin Edar

22. www.uye69.com, a.Grow-Up b.Red Spyder Tanpa Izin Edar, Dalam Proses Projustitia

23. www.obatkuatperkasa.com, a.Fatloss b.US. Passion Cachou c.African Black Ant d.Viagra USA Botol, Tanpa Izin Edar

24. www.agenviagra.com, a.The King Viagra Red USA b.Maximum Powerful c.levitra Botol d.Procomil Spray, Tanpa Izin Edar

25. www.obatkuatsexonline.com, a.Cobra Oil b.Arabian Oil b.Cialis Botol d.Viagra USA e.Grow-Up f.Levitra Botol, Tanpa Izin Edar

26. www.clinicpasutri.com, a.Cialis Botol b.Viagra Botol c.Levitra Botol d.Potenzol, Tanpa Izin Edar

27. www.rumahfarmasi.com, a.Clymax b.Viril-X c.Sensu-L d.eErectmaxO, Tanpa Izin Edar

28. www.estojaya.com, a.Aliya b.Samuratik c.Layla Tanpa Izin Edar

29. www.ciptaglobalraya.indonetwork.co.id, a.Laroscorbine b.Tationil, Tanpa Izin Edar

30. www.tokosuntik.com a.Laroscorbine b.Cherro whitening, Tanpa Izin Edar
Read Post | komentar

Daftar Obat Tradisional yang Berbahaya

Daftar Obat Tradisional yang Berbahaya
KOMPAS/RADITYA HELABUMI
KOMPAS.com - Guna melindungi masyarakat dari penggunaan Obat Tradisional (OT) yang tidak memenuhi persyaratan keamanan dan mutu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pengawasan peredaran Obat Tradisional dengan Bahan Kimia Obat (OT- BKO).

Berdasarkan hasil pengawasan Badan POM di seluruh Indonesia sampai dengan bulan Juli tahun 2011, ditemukan 21 OT-BKO, 20 di antaranya merupakan obat tradisional tidak terdaftar (ilegal).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan POM Kustantinah, saat jumpa pers Hasil Operasi Pangea IV dan Pengawasan Obat Tradisional, di Gedung BPOM, Rabu, (5/10/2011).

"Sebagai tindak lanjut terhadap temuan OT-BKO tersebut, maka akan dilakukan penarikan produk dari peredaran dan pemusnahan. Untuk obat yang telah terdaftar dan ditemukan mengandung BKO maka nomor registrasi akan kita cabut," katanya.

Meki begitu, Kustantinah mengakui, hasil temuan selama lima tahun terakhir menunjukkan telah terjadi penurunan terkait temuan Obat Tradisional dengan Bahan Kimia Obat dari 1,65 persen menjadi 0,72 persen dari seluruh obat tradisional yang disampling.

"Kemungkinan bahwa pelaku usaha sudah mulai menyadari bahwa obat tradisional tidak boleh mengandung bahan kimia obat. Ini mungkin juga dikarenakan pembinaan yang dilakukan secara terus menerus oleh lembaga instansi, termasuk oleh asosiasi PB jamu," ucapnya.

Ia menambahkan, Bahan Kimia Obat (BKO) yang diidentifikasi terkandung dalam Obat Tradisional cenderung menunjukkan tren yang berbeda-beda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada kurun waktu 2001-2007 temuan OT-BKO menunjukkan tren ke arah obat rematik dan penghilang rasa sakit. Sedangkan pada periode 2008 sampai pertengahan 2011 temuan OT-BKO menunjukkan perubahan tren ke arah obat pelangsing dan obat penambah stamina (aprodiaks).

Kustantinah berharap, masyarakat melaporkan kepada Badan POM atau Pemda setempat apabila diduga adanya produksi dan peredaran Obat Tradisional secara ilegal kepada Unit Layanan Pengaduan Konsumen Badan POM RI dengan nomor telepon: 021-4263333 dan 021-32199000 atau email ulpk@pom.go.id atau melalui Layanan Informasi Konsumen di Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

Berikut adalah daftar Obat Tradisional Mengadung Bahan Kimia Obat Tahun 2011 :

No Nama /No. Izin Edar, Nama dan Alamat Produsen/Importir yang Tercantum, Pada Label, Bahan Kimia Obat (BKO), Keterangan

1. Poten-Zhi kapsul TR 042337421 PT. Daxen Indonesia, Bogor, Tadalafil, Izin Edar dibatalkan

2. Asam Urat Nyeri Tulang Cap Gunung Krakatau serbuk Citra Herbindo Utama, Jakarta, Parasetamol dan fenilbutason, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 993200421

3. Buah Naga kapsul Lebah Makasar Parasetamol dan fenilbutason, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 003228621

4. Dewa Dewi kapsul PJ. Kurnia, Jateng, Parasetamol, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 993299761

5. Jamu Cap Putri Sakti Penyehat Badan (Penggemuk Badan) cairan obat dalam CV Putri Sakti Husada Jawa Timur, Fenilbutason, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 013611911

6. Jamu Tradisional Jawa Asli Cap Putri Sakti cairan obat dalam CV Putri Sakti Husada, Jawa Timur, Fenilbutason, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 103609311

7. Kapsul Telat Bulan (Tiauw Keng Poo Sae) Tabib Jaya Sakti, Jawa Tengah, Parasetamol, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TDP 11072600063

8 Kuat Tahan Lama Surabaya Madura serbuk, Racikan Madura, Sildenafil sitrat, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 001508741

9 Lebah Mutiara Asam Urat kapsul Perusahaan Jamu Tradisional Solo, Parasetamol, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 043274672

10 Lebah Mutiara Gatal-Gatal kapsul Perusahaan Jamu Tradisional Solo, Parasetamol, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 943274672

11 Linu Rat kapsul PJ. Sido Mekar, Piroksikam, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 003202171

12 MD dan SM Obat Asam Urat Nyeri Tulang/Sendi Cicunguya kapsul PJ. Ramuan Dayak,Parasetamol dan fenilbutason, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 993201183

13 Obat Kuat dan Tahan Lama Powerman kapsul Indo Alam Perkasa, Denpasar, Sildenafil sitrat, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 893518902

14 Obat Kuat dan Tahan Lama Super X kapsul PJ. Husodo Jaya, Sildenafil sitrat dan parasetamol, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 053347131

15 Pil Anti Sakit Gigi Plus Pak Tani tablet Sari Tani Jateng, Parasetamol, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 003503787

16 Prima Setia kapsul CV. Manshuba Indo Herba, Jakarta, Sildenafil sitrat, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif 403.10.16.2001

17 Scorpion kapsul PJ. Sinar Makmur, Madura, Parasetamol, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 202568336

18 Spider kapsul PJ. Sinar Makmur, Madura, Sildenafil sitrat, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 9935758412

19 Tangkur Cobra Laut kapsul PJ. Bima Perkasa, Sildenafil sitrat dan natrium diklofenak, Tidak Terdaftar, mencantumkan, No. Izin Edar fiktif TR 993728001

20 Tiger Fit Asam Urat Flu Tulang kapsul Akar Tiongkok Indonesia, Parasetamol, Tidak Terdaftar, mencantumkan No. Izin Edar fiktif TR 048473777

21 Power Up kapsul Tibet Sheng Yang Bioengineering Co. Ltd. / PT. Woo Tekh Indonesia Sildenafil sitrat, tidak terdaftar
Read Post | komentar

Makanan yang Penting untuk Otot

Senin, 03 Oktober 2011

Resep Cara Membuat Sup Sayur
Resep/Uji Dapur/Foto: Royco
KOMPAS.com - Setiap laki-laki pasti mendambakan punya tubuh sempurna, padat berotot dengan perut berbuku enam (six pack). Untuk mendapatkannya, sudah tentu latihan yang berfokus pada penguatan otot menjadi kunci utama. Jangan lupa untuk menunjangnya dengan pemilihan makanan yang tepat.

Sejumlah makanan dipercaya dapat membantu pembentukan otot. Berikut ini adalah makanan yang sangat baik untuk membangun otot tubuh, mengontrol lemak, dan menjaga tubuh dalam kondisi sehat.

1. Buah dan sayuran

Buah dan sayur adalah dasar dari semua pola makan yang sehat karena menyediakan banyak kandungan serat, vitamin, mineral, dan cairan. Sayuran mengandung sejumlah kecil protein.

2. Susu rendah lemak

Susu rendah lemak menyediakan protein berkualitas tinggi, karbohidrat, dan vitamin penting seperti vitamin D, potasium, dan kalsium. "Mengkonsumsi minuman protein seperti susu coklat satu jam setelah latihan akan membantu membangun otot dan pemulihan pasca latihan," kata peneliti.

3. Daging

Daging merupakan sumber protein dan besi yang membawa oksigen ke otot-otot seluruh tubuh, serta asam amino termasuk leusin, yang memainkan peran penting dalam pemicu pertumbuhan otot.

4. Telur

The 2010 Dietary Guidelines mengatakan konsumsi telur setiap hari baik termasuk kuning telur. "Telur mengandung semua asam amino esensial dan setengah kandungan protein terdapat dalam kuning telur dengan nutrisi lainnya seperti lutein untuk kesehatan mata," kata peneliti. 5. Kacang-kacangan

Kacang tawar atau rebus adalah sumber protein yang baik yang juga mengandung vitamin, antioksidan, serat, dan lemak sehat.

6. Gandum

Gandum adalah karbohidrat berkualitas yang mengandung sejumlah kecil protein baik untuk energi dan memperbaiki otot, bersama dengan serat, vitamin, dan antioksidan.
Read Post | komentar
 
© Copyright Artikel Tentang Cara Mudah 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all